TINGKAH LAKU SIANG HARI Cynopterus sphinx (Vahl,1797)
Abstract
Penelitian tentang Tingkah Laku Siang Hari Cynopterus sphinx (Vahl, 1797) telah dilakukan pada bulan Oktober 2008 dengan waktu pengamatan selama 15 hari dengan total waktu kontak pengamat dengan hewan objek penelitian adalah 150 jam. Metoda yang digunakan dalam penelitian ini adalah metoda survei dengan teknik “Continues sampling” di tempat bergantung C. sphinx pada siang hari. Hewan objek penelitian adalah sekelompok C. sphinx yang bergantung di pohon Cinnamomum burmanni Nees ex Bl. yang terdapat di komplek kampus jurusan Biologi FMIPA Universitas Andalas. Dari hasil penelitian diketahui bahwa tingkah laku siang hari Cynopterus sphinx (Vahl, 1797) di tempat bergantungnya berupa aktivitas istirahat sebanyak 66,17%, aktivitas bergerak sebanyak 21,09 %, aktivitas grooming sebanyak 11,98%, aktivitas mengeluarkan suara sebanyak 0,06%, aktivitas agonistik sebanyak 0,56% dan aktivitas seksual sebanyak 0,13%.References
Annonymous. 2006. Cynopterus sphinx. Short- Nosed Fruit Bat. http://www.bio.bris.ac.uk/research/bats/China%20bats//index.htmv. 3 Maret 2006.
Asmarini. 2005. Chiroptera di Sipisang Kayu Tanam Sumatera Barat Skripsi Sarjana Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam UniversitasAndalas. Padang.
Campbell, R. & Mitchell. 2004. Biologi. Erlangga. Jakarta.
Corbet, G. B. and J. E. Hill, 1992. The Mammals of the Indomalayan Region: ASystematic Review. Oxford University Press. Oxford.
Fenton, M. B. 1992.Bats. Facts on File. New York.
Fujita, M. 1988. Flying Foxes and Economics Vol 6.Http//www.batcon.org/batsmag/vga 1-2 html. 3 maret 2007.
Gopukumar, N., P. T. Nathan, P.S. Doss, A. Prakash, K. Emmanuel, J. Balasingh, G. Marimuthu dan T.H. Kunz. 2003. Early ontogeny of foraging behaviourin theshort-nosed fruit bat Cynopterus sphinx (Megachiroptera). Mammalia, 67 :139-145.
Haznan, D. 2003. Jenis-Jenis Chiroptera pada Beberapa Gua di Sumatera Barat.Skripsi Sarjana Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan AlamUniversitas Andalas. Padang.
Nurulkamilah, S. N. 2002. Chiroptera di Kotamadya Padang. Skripsi SarjanaBiologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam UniversitasAndalas. Padang.
Kasmeri, R. 2008. Pola Produksi Sperma Rhinolophus steno di Gua Indarung.Skripsi Sarjana Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan AlamUniversitas Andalas. Padang.
Kunz, T. H. and E. D. Pierson. 1994. Bats of the World. The John HopkinsUniversity Press. Baltimore and London.
Kunz, and Storz. 1999. Mamalian species (Cynopterus sphinx). Journal Americansociety of mammalogists.
Macdonal, D. 1984. The Encyclopedia of Mammals. George Allen and Unwin.London.
Mailizarni. 2000. Struktur Vegetasi Tempat Bergantung dan Tingkahlaku Siang HariPteropus vampyrus di Desa Duo-Sidang Maninjau. Skripsi Pascasarjana Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam UniversitasAndalas. Padang.
Novick, A. 1969. The World of Bats. Holt, Rinehart And Winston. New York,Chicago, San Fransisco.
Nowak, R. M. 1994. Walker’s Bats of the World. The John Hopkins University Press. Baltimore and London.
Nowak, R.M. 1997. Walker’s Mammals of of the World. John Hopkins UniversityPress. Boltimore and London.
Parker, T. J & Haswell, W. A. 1978. Text book of Zoology: Vertebrates. Seventhedition. Macmillan Press. London. Hal: 754.
Payne, J. C.M. Francis, K. Phillips, S.N. Kartikasari. 2000. Panduan LapanganMamalia Di Kalimantan, Sabah, Sarawak, dan Brunei Darussalam. Primacenter. Jakarta.
Sari, M. P. 2008. Ukuran Tengkorak (Craniometric) Pada Dua Jenis Kelelawar(Rhinolophidae : Rhinolophus). Skripsi Sarjana Biologi Fakultas Matematikadan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Andalas. Padang.
Shefferly, N. 1999. "Cynopterus sphinx" (On-line), Animal Diversity Web.
http://animaldiversity.ummz.umich.edu/site/accounts/information/Cynopterus sphinx.html. 4 September 2007.
Susanti, S. 2008. Pola Produksi Sperma Cynopterus sphinx di Kawasan KampusBiologi Universitas Andalas Padang. Skripsi Sarjana Biologi FakultasMatematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Andalas. Padang.
Suyanto, A. 2001. Seri Panduan Lapangan Kelelawar di Indonesia. Puslitbang-LIPI.Bogor.
Young, J .Z. 1981. The Life of Vertebrates. Clarendon Press. Oxford. Hal. 439.
Keywords
Dengan mengirimkan manuskrip artikel, penulis setuju dengan kebijakan ini. Tidak diperlukan penandatanganan dokumen khusus.
1. Lisensi
Penggunaan artikel yang non-komersial akan diatur oleh lisensi Atribusi Creative Commons seperti yang saat ini ditampilkan pada Creative Commons Attribution 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
2. Jaminan Penulis
Penulis menjamin bahwa artikel tersebut asli, ditulis oleh penulis lain, belum diterbitkan sebelumnya, tidak mengandung pernyataan yang melanggar hukum, tidak melanggar hak orang lain, tunduk pada hak cipta yang dipegang secara eksklusif oleh penulis dan bebas dari setiap hak pihak ketiga, dan bahwa setiap izin tertulis yang diperlukan untuk mengutip dari sumber lain telah diperoleh oleh penulis.
3. Hak Pengguna
Jurnal Simbiosa adalah untuk menyebarluaskan artikel yang diterbitkan sebebas mungkin. Di bawah lisensi Creative Commons, Simbiosa mengizinkan pengguna untuk menyalin, mendistribusikan, menampilkan, dan melakukan pekerjaan hanya untuk tujuan non-komersial. Pengguna juga perlu mengaitkan penulis dan Jurnal Simbiosa dalam mendistribusikan karya di jurnal dan media publikasi lainnya.
4. Hak Penulis
Memegang semua hak mereka untuk karya yang diterbitkan, seperti (tetapi tidak terbatas pada) hak-hak berikut;
- Hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang berkaitan dengan artikel, seperti hak paten,
- Hak untuk menggunakan substansi artikel dalam karya masa depan sendiri, termasuk kuliah dan buku,
- Hak untuk mereproduksi artikel untuk keperluan sendiri,
- Hak untuk mengarsipkan diri sendiri artikel tersebut,
- Hak untuk mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi artikel yang diterbitkan (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awal dalam jurnal Simbiosa ini.
5. Co-Authorship
Jika artikel tersebut disusun bersama oleh lebih dari satu penulis, setiap penulis yang menyerahkan naskah waran bahwa ia telah diberi wewenang oleh semua penulis bersama untuk menyetujui hak cipta dan pemberitahuan lisensi (perjanjian) ini atas nama mereka, dan setuju untuk memberi tahu rekan penulis dari ketentuan kebijakan ini. Jurnal Simbiosa tidak akan bertanggung jawab atas apa pun yang mungkin timbul karena perselisihan internal penulis. Jurnal Simbiosa hanya akan berkomunikasi dengan penulis yang sesuai.
6. Royalti
Menjadi jurnal yang dapat diakses secara terbuka dan menyebarkan artikel secara gratis di bawah masa lisensi Creative Commons yang disebutkan, penulis menyadari bahwa Jurnal Simbiosa tidak memberikan hak royalti kepada penulis atau biaya lainnya.
7. Lain-lain
Jurnal Simbiosa akan menerbitkan artikel (atau menerbitkannya) di jurnal jika proses editorial artikel berhasil diselesaikan. Editor Simbiosa dapat memodifikasi artikel dengan gaya tanda baca, ejaan, huruf besar, referensi, dan penggunaan yang dianggap tepat. Penulis mengakui bahwa artikel tersebut dapat dipublikasikan sehingga akan dapat diakses oleh publik dan akses tersebut akan gratis bagi pembaca seperti yang disebutkan dalam poin 3.