PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA LAKI-LAKI DENGAN SISWA PEREMPUAN MENGGUNAKAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF MODEL MIND MAPPING PADA POKOK BAHASAN KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP SISWA KELAS VII DI SMP IT NURUL MUHAJIRIN BATAM
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan hasil belajar antara siswa laki-laki dengan siswa perempuan dengan menggunakan pembelajaran kooperatif model mind mapping di kelas VII di SMP IT Nurul Muhajirin. Penelitian ini termasuk jenis eksperimen, yakni yang menjadi variabel adalah penerapan pada pembelajaran kooperatif model mind mapping pada siswa laki-laki (X1) dan siswa perempuan (Y2). Data penelitian yang diperoleh adalah hasil belajar siswa laki-laki dan siswa perempuan pada kelas VII yang mengikuti proses pembelajaran dengan pokok bahasan klasifikasi makhluk hidup. Data penelitian diambil dengan menggunakan tes hasil belajar akhir dari pembelajaran berupa tes pilihan ganda. Hasil penelitian diperoleh rata-rata hasil belajar siswa laki-laki 76 dan siswa perempuan 81,57. Uji analisis dilakukan uji t terhadap hasil belajar di dapat thitung = 3,723 dan ttabel =2,02pada taraf nyata 0,05. Dari perhitungan nilai thitung > ttabel berarti kedua kelas sampel memiliki perbedaan yang signifikan, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa perempuan lebih baik dari hasil belajar siswa laki-laki pada kelas VII menggunakan pembelajaran kooperatif model mind mapping.References
Arikunto, S. 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Cetakan ketiga belas. Penerbit PT.Rineka Cipta. Jakarta.
Aripin, B. 2013. Penerapan Metode Mind Mapp Dalam Pembelajaran Sumber Daya Alam Untuk meningkatkan Motivasi Peserta Didik Kelas IV Di MI Wahid Hasyim Sleman Tahun Pelajaran 2012/2013. [Skripsi], Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga. Yogyakarta.
Buzan, T. 2007. Buku Pintar Mind Map Untuk Anak. Cetakan Kedua. Penerbit Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.
Kasmadi dan Nia, S. 2013. Panduan Modern Penelitian Kuantitatif. Cetakan Pertama. Penerbit Alfabeta. Bandung.
Latisma, D.J 2011. Evaluasi Pendidikan. Cetakan pertama. Press. Universitas Negeri Padang. Padang.
Mulyatiningsih, E. 2011. Metode Penelitian Terapan Bidang Penddidikan. Cetakan pertama. Penerbit Alpabeta. Jakarta.
Nuryoto. 1998. Perbedaan Prestasi Akademik Antara Laki-laki dan Perempuan Studi Di Wilayah Yogyakarta. Jurnal Psikologi Volume 2, [hal 16-24].
Risdawati, Renny, Rio F, Siska N. 2012. Pengaruh Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD dengan Menggunakan Mind Map Terhadap Hasil Belajar Biologi Pada Siswa Kelas VII SMPN 1 Bayang Kab.Pesisir Selatan Tahun Pelajaran 2011/2012. Sumatera Barat. Jurnal [13 maret 2014 ; akses pukul 10:44 WIB].
Slavin. R.E. 2009. Cooperative Learning (Teori, Riset dan Praktis). Cetakan Keempat. Penerbit Nusa Media. Bandung.
Sudjana, N. 2009. Dasar- Dasar Proses Belajar Mengajar. Cetakan : Kesepuluh. Penerbit Sinar Baru Algensindo. Bandung.
Suprijono, A. 2009. Cooperative Learning (Teori dan Aplikasi PAIKEM). Penerbit Pustaka Pelajar. Jakarta.
Widowati, A. 2010. Proposal Penelitian : Pengaruh Mind Map Terhadap Kemampuan Kognitif dan Kreatifitas Siswa Dalam Pembelajaran Sains Meaningfully. Universitas Negeri Yogyakarta. Yogyakarta. [13 maret 2014. Akses Pukul 10:33 WIB].
Yohanes. 2012. Diktat Pendekatan Strategi, Metode, Teknik dan Model Pembelajaran. Universitas Negeri Padang Press. Padang.
Keywords
Dengan mengirimkan manuskrip artikel, penulis setuju dengan kebijakan ini. Tidak diperlukan penandatanganan dokumen khusus.
1. Lisensi
Penggunaan artikel yang non-komersial akan diatur oleh lisensi Atribusi Creative Commons seperti yang saat ini ditampilkan pada Creative Commons Attribution 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
2. Jaminan Penulis
Penulis menjamin bahwa artikel tersebut asli, ditulis oleh penulis lain, belum diterbitkan sebelumnya, tidak mengandung pernyataan yang melanggar hukum, tidak melanggar hak orang lain, tunduk pada hak cipta yang dipegang secara eksklusif oleh penulis dan bebas dari setiap hak pihak ketiga, dan bahwa setiap izin tertulis yang diperlukan untuk mengutip dari sumber lain telah diperoleh oleh penulis.
3. Hak Pengguna
Jurnal Simbiosa adalah untuk menyebarluaskan artikel yang diterbitkan sebebas mungkin. Di bawah lisensi Creative Commons, Simbiosa mengizinkan pengguna untuk menyalin, mendistribusikan, menampilkan, dan melakukan pekerjaan hanya untuk tujuan non-komersial. Pengguna juga perlu mengaitkan penulis dan Jurnal Simbiosa dalam mendistribusikan karya di jurnal dan media publikasi lainnya.
4. Hak Penulis
Memegang semua hak mereka untuk karya yang diterbitkan, seperti (tetapi tidak terbatas pada) hak-hak berikut;
- Hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang berkaitan dengan artikel, seperti hak paten,
- Hak untuk menggunakan substansi artikel dalam karya masa depan sendiri, termasuk kuliah dan buku,
- Hak untuk mereproduksi artikel untuk keperluan sendiri,
- Hak untuk mengarsipkan diri sendiri artikel tersebut,
- Hak untuk mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi artikel yang diterbitkan (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awal dalam jurnal Simbiosa ini.
5. Co-Authorship
Jika artikel tersebut disusun bersama oleh lebih dari satu penulis, setiap penulis yang menyerahkan naskah waran bahwa ia telah diberi wewenang oleh semua penulis bersama untuk menyetujui hak cipta dan pemberitahuan lisensi (perjanjian) ini atas nama mereka, dan setuju untuk memberi tahu rekan penulis dari ketentuan kebijakan ini. Jurnal Simbiosa tidak akan bertanggung jawab atas apa pun yang mungkin timbul karena perselisihan internal penulis. Jurnal Simbiosa hanya akan berkomunikasi dengan penulis yang sesuai.
6. Royalti
Menjadi jurnal yang dapat diakses secara terbuka dan menyebarkan artikel secara gratis di bawah masa lisensi Creative Commons yang disebutkan, penulis menyadari bahwa Jurnal Simbiosa tidak memberikan hak royalti kepada penulis atau biaya lainnya.
7. Lain-lain
Jurnal Simbiosa akan menerbitkan artikel (atau menerbitkannya) di jurnal jika proses editorial artikel berhasil diselesaikan. Editor Simbiosa dapat memodifikasi artikel dengan gaya tanda baca, ejaan, huruf besar, referensi, dan penggunaan yang dianggap tepat. Penulis mengakui bahwa artikel tersebut dapat dipublikasikan sehingga akan dapat diakses oleh publik dan akses tersebut akan gratis bagi pembaca seperti yang disebutkan dalam poin 3.