HUBUNGAN ANTARA MINAT BACA DAN KEAKTIFAN BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR ILMU PENGETAHUAN ALAM PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 53 BATAM
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara minat baca (X1) dan keaktifan belajar (X2) dengan hasil belajar (Y) IPA siswa kelas VII SMP Negeri 53 Batam. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan korelasi sederhana dan analisis korelasi berganda. Berdasarkan analisis data diperoleh nilai korelasi cukup positif antara minat baca dengan hasil belajar dengan nilai korelasi (r) = 0,573 (57,3%) sehingga hipotesis Ha diterima dan Ho ditolak, sedangkan koefisien determinasi (R2) = 0,329 bahwa pengaruh minat baca belajar dalam hasil belajar sebesar 32,9%. Hubungan antara keaktifan belajar dengan hasil belajar, nilai korelasi (r) = 0,496 (49,6%) sehingga hipotesis Ha diterima dan Ho ditolak, sedangkan koefisien determinasi (R2) = 0,246 bahwa pengaruh keaktifan belajar dalam hasil belajar sebesar 24,6%. Sedangkan hubungan antara minat belajar dan keaktifan belajar dengan hasil belajar nilai korelasi (r) = 0,628 (62,8%) sehingga hipotesis Ha diterima dan Ho ditolak, sedangkan koefisien determinasi (R2) = 0,395 bahwa pengaruh minat belajar dan keaktifan belajar dalam hasil belajar sebesar 39,5%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara minat baca (X1) dan keaktifan belajar (X2) dengan hasil belajar (Y) IPA siswa kelas VII SMP Negeri 53 Batam. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan korelasi sederhana dan analisis korelasi berganda. Berdasarkan analisis data diperoleh nilai korelasi cukup positif antara minat baca dengan hasil belajar dengan nilai korelasi (r) = 0,573 (57,3%) sehingga hipotesis Ha diterima dan Ho ditolak, sedangkan koefisien determinasi (R2) = 0,329 bahwa pengaruh minat baca belajar dalam hasil belajar sebesar 32,9%. Hubungan antara keaktifan belajar dengan hasil belajar, nilai korelasi (r) = 0,496 (49,6%) sehingga hipotesis Ha diterima dan Ho ditolak, sedangkan koefisien determinasi (R2) = 0,246 bahwa pengaruh keaktifan belajar dalam hasil belajar sebesar 24,6%. Sedangkan hubungan antara minat belajar dan keaktifan belajar dengan hasil belajar nilai korelasi (r) = 0,628 (62,8%) sehingga hipotesis Ha diterima dan Ho ditolak, sedangkan koefisien determinasi (R2) = 0,395 bahwa pengaruh minat belajar dan keaktifan belajar dalam hasil belajar sebesar 39,5%.References
Daryanto. 2013. Inovasi Pembelajaran Efektif. Bandung: Yrama widya.
Harjanto, B. 2011. Merangsang & Melejitkan Minat Baca Anak . Yogyakarta: Manika Books.
Rahayu. 2009. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Minat Baca Siswi Madeasah Aliyah Wahid Hasyim Yogyakarta Yang Menetap Di Asmara. (Skripsi). Yogyakarta: Universitas Islam Negeri Sunan Kali Jaga.
Rianthi. 2010. Peningkatan Minat Baca Anak Melalui Mendongeng: Studi Kasus di Perpustakaan Pustaka Kelana Rawamangun. (Skripsi). Jakarta:Universitas Indonesia.
Sari, I P. 2013. Hubungan Minat Baca Dengan Prestasi Belajar Pada Mata Pelajaran IPS Geografi. Universitas Negeri Gorontalo.
Suherman, A. 2011. Pengaruh Pendekatan Pembelajaran dan Minat Baca Terhadap Pemahaman Puisi. Pendidikan Bahasa dan Sastra. 1: 68-87.
Keywords
Dengan mengirimkan manuskrip artikel, penulis setuju dengan kebijakan ini. Tidak diperlukan penandatanganan dokumen khusus.
1. Lisensi
Penggunaan artikel yang non-komersial akan diatur oleh lisensi Atribusi Creative Commons seperti yang saat ini ditampilkan pada Creative Commons Attribution 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
2. Jaminan Penulis
Penulis menjamin bahwa artikel tersebut asli, ditulis oleh penulis lain, belum diterbitkan sebelumnya, tidak mengandung pernyataan yang melanggar hukum, tidak melanggar hak orang lain, tunduk pada hak cipta yang dipegang secara eksklusif oleh penulis dan bebas dari setiap hak pihak ketiga, dan bahwa setiap izin tertulis yang diperlukan untuk mengutip dari sumber lain telah diperoleh oleh penulis.
3. Hak Pengguna
Jurnal Simbiosa adalah untuk menyebarluaskan artikel yang diterbitkan sebebas mungkin. Di bawah lisensi Creative Commons, Simbiosa mengizinkan pengguna untuk menyalin, mendistribusikan, menampilkan, dan melakukan pekerjaan hanya untuk tujuan non-komersial. Pengguna juga perlu mengaitkan penulis dan Jurnal Simbiosa dalam mendistribusikan karya di jurnal dan media publikasi lainnya.
4. Hak Penulis
Memegang semua hak mereka untuk karya yang diterbitkan, seperti (tetapi tidak terbatas pada) hak-hak berikut;
- Hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang berkaitan dengan artikel, seperti hak paten,
- Hak untuk menggunakan substansi artikel dalam karya masa depan sendiri, termasuk kuliah dan buku,
- Hak untuk mereproduksi artikel untuk keperluan sendiri,
- Hak untuk mengarsipkan diri sendiri artikel tersebut,
- Hak untuk mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi artikel yang diterbitkan (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awal dalam jurnal Simbiosa ini.
5. Co-Authorship
Jika artikel tersebut disusun bersama oleh lebih dari satu penulis, setiap penulis yang menyerahkan naskah waran bahwa ia telah diberi wewenang oleh semua penulis bersama untuk menyetujui hak cipta dan pemberitahuan lisensi (perjanjian) ini atas nama mereka, dan setuju untuk memberi tahu rekan penulis dari ketentuan kebijakan ini. Jurnal Simbiosa tidak akan bertanggung jawab atas apa pun yang mungkin timbul karena perselisihan internal penulis. Jurnal Simbiosa hanya akan berkomunikasi dengan penulis yang sesuai.
6. Royalti
Menjadi jurnal yang dapat diakses secara terbuka dan menyebarkan artikel secara gratis di bawah masa lisensi Creative Commons yang disebutkan, penulis menyadari bahwa Jurnal Simbiosa tidak memberikan hak royalti kepada penulis atau biaya lainnya.
7. Lain-lain
Jurnal Simbiosa akan menerbitkan artikel (atau menerbitkannya) di jurnal jika proses editorial artikel berhasil diselesaikan. Editor Simbiosa dapat memodifikasi artikel dengan gaya tanda baca, ejaan, huruf besar, referensi, dan penggunaan yang dianggap tepat. Penulis mengakui bahwa artikel tersebut dapat dipublikasikan sehingga akan dapat diakses oleh publik dan akses tersebut akan gratis bagi pembaca seperti yang disebutkan dalam poin 3.