PEMBERIAN PAKAN PELET DAN CACING SUTERA PADA PEMELIHARAAN BENIH IKAN HIAS NEMO

  • Rahmi Rahmi Universitas Riau Kepulauan, Batam-Indonesia
  • Ramses Ramses Universitas Riau Kepulauan, Batam-Indonesia http://orcid.org/0000-0003-3076-1778
  • P.N Pramuanggit Balai Perikanan Budidaya Laut (BPBL), Batam- Indonesia

Abstract

Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 01 September – 30 November 2016 yang bertempat di Bagian Ikan Hias dan Kekerangan Balai Perikanan Budidaya Laut Batam, Kota Batam – Kepulauan Riau. Benih ikan hias Nemo dipelihara dalam wadah aquarium dengan volume 25 liter sebanyak 3 buah. Selama pemeliharaan benih ikan Nemo diberikan pakan pelet pada aquarium A, pakan mix : pellet dan cacing sutera pada aquarium B dan pemberian cacing sutera 100 % pada aquarium C. Pemberian pakan dilakukan 3 kali sehari yaitu pagi, siang dan sore. Pakan diberikan hingga ikan kenyang. Benih ikan hias nemo dipelihara selama kurang lebih dua bulan. Sebagai hasil diharapkan akan diperoleh data berupa pertumbuhan serta kualitas air selama kegiatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah 40 hari pemeliharaan dan 5 kali sampling didapatkan pertumbuhan berat mutlak paling besar adalah aquarium A yaitu 0,472 gram sedangkan aquarium C tidak dapat dihitung karena berat akhir ikan lebih ringan dari pada berat awal, hal ini selaras dengan SGR (pertumbuhan harian) aquarium A paling cepat pertumbuhannya yaitu 0,012 gram per hari sedangkan aquarium C tidak dapat dihitung. Untuk pertambahan panjang mutlak ikan nemo pada aquarium A paling panjang yaitu 0,82 cm dan yang paling rendah yaitu aquarium B dengan panjang 0,66 cm.

References

Boyd, C.E., 1982. Water Quality Management for Pond Fish Culture. Elsevier Scientif Publishing Company, New York, USA.

Effendie, M.I. 1997. Biologi Perikanan. Yayasan Pustaka Nusatama. Yogyakarta. 163 hal

Fahmawati. Y. 2014. 20 Jenis Budidaya Laut. Mitra Edukasi Indonesia. Bandung Hlm 21.

Madhu.K., Madhu. R. 2011. Breeding and Rearing Teachniques For Protandric Tropical Clownfish Amphiprion percula Under Captive Condition. Journal of Aquacultur in the Tropis.

Oktaviani, Iskandar, dan Lili W. 2015. Efektivitas Penambahan Ekstrak Buah Pepaya Pada Pakan Terhadap Peningkatan Kecerahan Ikan Badut (Amphiprion ocellaris). Jurnal Perikanan Kelautan Vol. VI No. 2 (1):125-129.

Sihombing. F., Artini. N. W., Dewi. R. K. 2013. Kontribusi Pendapatan Nelayan Ikan Hias Terhadap Pendapatan Total Rumah Tangga di Desa Serangan. E-jurnal Agribisnis dan Agrowisata. Vol 2. No. 4.

Yulianti, E. S., Maharani, H. W. dan Diantari, R. 2014. Efektivitas Pemberian Astaxanthin Pada Peningkatan Kecerahan Warna Ikan Badut (Amphiprion ocellaris). Rekayasa dan Teknologi Budidaya Perairan. Volume III No (1): 313-318.
Published
2017-10-08
How to Cite
RAHMI, Rahmi; RAMSES, Ramses; PRAMUANGGIT, P.N. PEMBERIAN PAKAN PELET DAN CACING SUTERA PADA PEMELIHARAAN BENIH IKAN HIAS NEMO. SIMBIOSA, [S.l.], v. 6, n. 1, p. 40-47, oct. 2017. ISSN 2598-6007. Available at: <https://www.journal.unrika.ac.id/index.php/simbiosajournal/article/view/975>. Date accessed: 15 feb. 2026. doi: https://doi.org/10.33373/sim-bio.v6i1.975.
Section
Research Articles

Keywords

Cacing sutra, ikan Nemo, pertumbuhan, pakan