ANALISIS PROSES BERPIKIR SISWA SMP DALAM MEMECAHKAN MASALAH ALJABAR DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF

Rina Rosdiana, Nur Agustiani, Novi Andri Nurcahyono

Abstract


Penelitian ini dapat menjelaskan proses berpikir siswa yang memiliki gaya kognitif Bidang Kemandirian dan Ketrampilan dalam memecahkan masalah aljabar, termasuk dalam penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan Tes Kelompok Tertanam Angka Uji untuk dapat mengelompokkan gaya kognitif siswa dan menentukan subjek yang kemudian dipilih berdasarkan siswa yang memiliki komunikasi yang sangat baik, memberikan jawaban masalah aljabar, dan wawancara dengan subjek tes penyelesaian masalah matematika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang memiliki gaya kognitif Bidang Kemandirian dapat mengatakan sangat lengkap tentang itu dan proses akhir. Pada fase masuknya bagian tahu, mau dan perkenalkan,Teknik pengukuran dan kebutuhan untuk dan fase hanya menggunakan aspek-aspek, dan merefleksikan, dan juga menggunakan fase-fase yang dapat digunakan dan tidak hanya fase-fase. Pada siswa yang berorientasi gaya kognitif Ketergantungan Lapangan hanya menggunakan fase-fase yang dikenal, yang ingin dan perkenalkan dan fase penyerangan hanya meliputi aspek-aspek yang dicoba, sedangkan pada fase-fase yang ingin diketahui dan dilakukan pada satu masalah dan tidak mengimitasi fase masa baik fase penyerangan maupun pemeriksaan fase. Sedangkan pada subjek hanya saja yang menggunakan tahapan yang ingin tahu, mau dan kenalkan dan fase penanggulangan hanya mengambil aspek yang mencoba tidak melakukan tahapan review.Pada siswa yang berorientasi gaya kognitif Ketergantungan Lapangan hanya menggunakan fase-fase yang dikenal, yang ingin dan perkenalkan dan fase penyerangan hanya meliputi aspek-aspek yang dicoba, sedangkan pada fase-fase yang ingin diketahui dan dilakukan pada satu masalah dan tidak mengimitasi fase masa baik fase penyerangan maupun pemeriksaan fase. Sedangkan pada subjek hanya saja yang menggunakan tahapan yang ingin tahu, mau dan kenalkan dan fase penanggulangan hanya mengambil aspek yang mencoba tidak melakukan tahapan review.Pada siswa yang berorientasi gaya kognitif Ketergantungan Lapangan hanya menggunakan fase-fase yang dikenal, yang ingin dan perkenalkan dan fase penyerangan hanya meliputi aspek-aspek yang dicoba, sedangkan pada fase-fase yang ingin diketahui dan dilakukan pada satu masalah dan tidak mengimitasi fase masa baik fase penyerangan maupun pemeriksaan fase.

Keywords


Proses Berpikir, Pemecahan Masalah, Gaya Kognitif

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.33373/pythagoras.v7i2.1291

Refbacks



 Lisensi Creative Commons

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.