Efektivitas strategi active learning tipe GQGA dan tipe LSQ terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa

Victaria Aulia Irawan, Nina Agustyaningrum, Dita Aldila Krisma

Abstract


Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan komunikasi matematis siswa SMP Negeri 1 Tegalrejo. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan efektivitas strategi active learning tipe Giving Questions and Getting Answers (GQGA) dan tipe Learning Starts with a Question (LSQ) terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa sekolah menengah pertama (SMP). Metode penelitian yang digunakan adalah quasi experiment kuantitatif dengan populasi 221 siswa kelas VIII yang terbagi dalam tujuh kelas. Sampel penelitian diambil menggunakan teknik cluster random sampling, dengan 32 siswa kelas VIII A dan 32 siswa kelas VIII B sebagai kelompok eksperimen. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes uraian untuk mengukur kemampuan komunikasi matematis siswa. Instrumen telah dinyatakan valid dan reliabel. Analisis data untuk hipotesis 1 dan 2 menggunakan uji proporsi satu pihak. Sedangkan hipotesis 3 menggunakan uji independent sample T-test. Berdasarkan uji hipotesis penelitian didapatkan hasil: (1) kemampuan komunikasi matematis siswa dengan strategi active learning tipe GQGA mencapai ketuntasan klasikal dengan zhitung 1,225 > ztabel -1,64 (2) kemampuan komunikasi matematis siwa dengan strategi active learning tipe LSQ mencapai ketuntasan klasikal dengan zhitung 0,408 > ztabel -1,64; (3) kemampuan komunikasi matematis siswa pada kelas yang menerapkan strategi active learning tipe GQGA lebih baik dibandingkan kelas yang menerapkan strategi active learning tipe LSQ dengan nilai thitung 2,897 > ttabel 2,042. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa kemampuan komunikasi matematis siswa yang menerapkan strategi active learning tipe GQGA lebih baik dibandingkan kemampuan komunikasi matematis siswa yang menerapkan strategi active learning tipe LSQ.

Keywords


Active learning; GQGA; LSQ; komunikasi matematis; kuasi eksperimen

References


Arwalembun, A., Megawati, R., & Akobiarek, M. (2024). Pengaruh strategi pembelajaran aktif tipe Learning Starts With A Question (belajar dimulai dengan sebuah pertanyaan) terhadap keaktifan dan hasil belajar IPA siswa kelas VII SMP YPK Hedam tahun ajaran 2018/2019. Sultra Educational Journal, 4(2), 60–67. https://doi.org/10.54297/seduj.v4i3.817

Asikin, M., & Junaedi, I. (2013). Kemampuan komunikasi matematika siswa SMP dalam setting pembelajaran RME (Realistic Mathematics Education). Unnes Journal of Mathematics Education Research, 2(1):203–13.

Du, W., Wijaya, T. T., Cao, Y., & Li, X. (2025). What factors influence secondary students’ active participation in mathematics classrooms: A theory of planned behavior perspective. Acta Psychologica, 253, 104694. https://doi.org/10.1016/j.actpsy.2025.104694

Hariyanto. (2016). Penerapan model CORE dalam pembelajaran matematika untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematik siswa. Jurnal Gammath, 1(2), 33–40.

Hetmanenko, L. (2024). The role of interactive learning in mathematics education: fostering student engagement and interest. Multidisciplinary Science Journal, 6, 2024ss0733. https://doi.org/10.31893/multiscience.2024ss0733

Islami, Q. T. W., Sarassanti, Y., & Apsari, N. (2022). Bilangan pecahan biasa dan campuran. Al Khawarizmi: jurnal pendidikan matematika, 2(1), 12–18

Kemdikbudristek. (2022). Capaian pembelajaran pada pendidikan anak usia dini, jenjang pendidikan dasar, dan jenjang pendidikan menengah pada kurikulum merdeka. Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Nomor 008/H/KR/2022.

National Council of Teacher of Mathematics. (2000). Principle and standards for school mathematics. Reston, VA: NCTM.

Nengsih, S., & Oktaria, R. (2019). Pengaruh model pembelajaran GQGA (Giving Question and Getting Answer) terhadap hasil belajar siswa. Bioedusains: Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains, 2(2), 111–121. https://doi.org/10.31539/bioedusains.v2i2.959

Novitasari, L. L. A., Suryanti, S., & Dwikoraingsih. (2023). Upaya peningkatan kemampuan komunikasi matematis tulis dan lisan peserta didik melalui model pembelajaran problem based learning (PBL) dengan pendekatan pembelajaran berdiferensiasi metode diskusi. International Conference on Lesson Study, 1(1), 485–501. https://doi.org/10.30587/icls.v1i1.7397

Prabawati, I. G. A. K. I., & Sumantri, M. (2018). Pengaruh strategi pembelajaran Giving Question and Getting Answer (GQGA) terhadap hasil belajar matematika. Mimbar PGSD Undiksha, 6(2), 112–119.

Purnama, I. L., & Aldila, E. (2016). Kemampuan komunikasi matematis siswa ditinjau melalui model pembelajaran kooperatif tipe complete sentence dan team quiz. Jurnal Pendidikan Matematika, 10(1), 27–42.

Putri, R. E., Rahmi, R., & Edriati, S. (2018). Pengaruh strategi Giving Question and Getting Answer terhadap hasil belajar matematika siswa SMP. Jurnal Pelangi: Research of Education and Development, 10(2), 112–119. https://doi.org/10.22202/jp.2018.v10i2.2589

Rahmawati, N., Rusdi, R., & Hanifah, H. (2019). Penerapan model active learning start with a question untuk meningkatkan aktivitas belajar matematika siswa kelas VII di SMP Negeri 6 Kota Bengkulu. Jurnal Penelitian Pembelajaran Matematika Sekolah (JP2MS), 3(1), 99–109. https://doi.org/10.33369/jp2ms.3.1.99-109

Retnawati, H. 2016. Analisis Kuantitatif Instrumen Penelitian. Yogyakarta: Parama Publishing.

Rusdiana, R., Holisin, I., & Mursyidah, H. (2020). Strategi Learning Start with a Question dan kemampuan pemecahan masalah matematis. Transformasi: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika, 4(1), 129–142. https://doi.org/10.36526/tr.v4i1.830

Samura, A. O., Alfian, & Noho, M. (2024). Improving mathematics reasoning ability of junior high school students using the learning start with a questions model. KnE Social Sciences, 303–315. https://doi.org/10.18502/kss.v9i13.15931

Simamora, M. Y., Calam, A., & Harahap, A. Y. A. (2024). Pengaruh strategi pembelajaran aktif tipe Giving Question and Getting Answer (GQGA) terhadap prestasi belajar matematika peserta didik kelas V SD. TERPADU: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 2(1), 250–258.

Silberman, M. L. (2014). Active learning 101 cara belajar siswa aktif. Bandung: Nuansa Cendekia.

Sujana, Asep, & Rika Cahyawati. 2018. Penerapan model pembelajaran Giving Question and Getting Answer terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa. GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika 1(1). doi: 10.30656/gauss.v1i1.640.

Syaibah, S., Anwar, A., & Widyawati, E. (2023). Efektivitas model pembelajaran Learning Starts with a Question (LSQ) terhadap hasil belajar matematika siswa. Indo-MathEdu Intellectuals Journal, 4(3), 1675–1684. https://doi.org/10.54373/imeij.v4i3.348

Triana, M., Zubainur, C. M., & Bahrun. (2019). Students’ mathematical communication ability through the brain-based learning approach using autograph. Journal of Research and Advances in Mathematics Education, 4(1), 1–10.

Zaini, H., Munthe, B., & Aryani, S. A. (2008). Strategi pembelajaran aktif. Yogyakarta: Pustaka Insan Madani.




DOI: https://doi.org/10.33373/pyth.v15i1.7651

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 Lisensi Creative Commons

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.